Senin, 16 November 2015



Nama : Alan Kurniawan
Kelas : 1EA25
NPM   : 10215444


ILMU BUDAYA DASAR

MANUSIA DAN CINTA KASIH

                Dalam kamus umum Bahasa Indonesia karangan W.J.S purwodarminto, kasih sayang diartikan dengan perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.
            Dalam kehidupan berumah tanngga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan.  Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan muda-mudi (pria-wanita) bila diakhiri dengan perkawinan,maka didalam berumah tangga keluarga muda itu bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang.
            Dalam kasih sayang ini sadar atau tidak dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab,pengorbanan,kejujuran,saling percaya,saling pengertian,saling terbuka,sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
            Bila salah satu unsur kasih sayang hilang maka retaklah keutuhan rumah tangga itu. Kasih sayang yang tidak disertai dengan kejujuran, maka akan terancamlah kebahagiaan rumah tangga itu.
            Yang bisa merasakan kasih sayang bukan hanya suami atau istri atau anak-anaknya yang terlalu dewasa, m elainkan bayi yang masih merah pun telah dapat merasakan kasih sayang dari ayah atau ibunya.
            Bayi yang masih merah telah dapat mengenal suara atau sentuhan tangan ayah atau ibunya. kasih sayang yang dialami oleh setiap manusia, karena kasih sayang merupakan bagian hidup manusia. Sejak lahir anak telah mengenal kasih sayang,meskipun ada juga kelahiran anak tidak diharapkan,namun hal ini termasuk perkecualian. Kelahiran anak yang tidak diharapkan, umumnya bukan lahir karena hasil kasih sayang.
            Kasih sayang yang berlebihan cenderung merupakanpemanjaan. Pemanjaan anak berakibat kurang baik, karena ummumnya anak yang dimanjakan menjadi anak yang sombong,pemboros,tidak saleh, dan tidak menghormati orang tua.

KASIH SAYANG DALAM KELUARGA

                Bila percintaan pria-wanita diakhiri dengan perkawinan didalam kehidupan berumah tangga, keluarga ini akan menemukan kebahagiaan mereka. Cinta yang semula hanya terbatas antara sepasan muda-mudi, kini berkembang dengan kasih sayang.
            Zaman sekarang ini banyak orang merasakan bahwa kebahagiaan itu adalah suatu keadaan abstrak yang sulit dicapai. Sebetulnya masih ada banyak jalan untuk menemukan kebahagiaan atau setidaknya untuk mengurangi pukulan badai kehidupan.memang sering kali manusia sering kali tidak dapat lolos dalam kesulitan social dan ekonomi. Namun dengan membangun kasih sayang yang erat dalam keluarga maka setidak-tidaknya kita mempunyai suatu tempat damai dan teduh ditengah kemelutnya persoalan hidup.   

 Sumber : 
Joko Tri Prasetya, Drs., Ilmu Budaya Dasar, Rineka Cipta, Jakarta 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar